ekonomi

10 Alasan dan Penyebab Ekonomi Indonesia Melemah

Penyebab melemahnya ekonomi indonesia terutama pada saat ini dikarenakan tidak seimbangnya sisi produksi dan pengeluaran. selain dilihat dari kedua sisi diatas, menurunnya nilai rupiah juga mempengaruhi faktor melemahnya ekonomi di Indonesia terutama pada saat ini.

Ekonomi melemah
Ekonomi melemah

Ekonomi Indonesia Melemah

berikut ini beberapa faktor penyebab melemahnya ekonomi di Indonesia:

  • Menurunnya tingkat konsumsi dan daya beli masyarakat

ini adalah penyebab utama mengapa perekonomian di Indonesia melemah, hal ini dirasakan oleh kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah,  terutama mereka yang bekerja di tengah kawasan perkotaan.  dengan penhasilan yang tergolong sedikit dan adanya paksaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti membayar listrik dan lain lain, tentu hal ini yang membuat berkurangnya tingkat konsumsi dan daya beli masyarakat. lalu jika kita berbicara golongan masyarakat yang berpenghasilan katakanlah “menegah’, ada beberapa dari mereka yang tidak melakukan pengeluaran berlebih dan lebih memilih untuk menyimpannya demi kebutuhan yang akan datang. contoh-contoh kecil inilah yang membuat menurunnya tingkat konsumsi dan daya beli masyarakat Indonesia sekarang.

  • Menurunnya Ekspor

kita tau bahwa ekspor merupakan salah satu faktor terbesar dalam peningkatan perekonomian suatu negara. bagaimana jika tingkat ekspor suatu negara menurun?  hal inilah yang tengah dirasakan indonesia akhir-akhir ini. alasan mengapa tingkat ekspor negara kita menurun salah satunya dikarenakan kurangnya kompetisi di sektor industri dan produktivitas tenaga kerja.

  • Menurunnya kepercayaan investor asing

keengganan masuknya investor asing di Indonesia salah satunya dikarenakan faktor instabilitas politik yang kini tengah ramai diperbincangkan, banyaknya kasus demonstrasi dibidang ketenagakerjaan juga mebuat investor asing berpikir 2kali untuk melakukan investasi.

  • Impor barang yang tinggi

menurunnya ekspor di indonesia tidak berbanding dengan tingkat impor yang tinggi. hal ini merupakan kesalahan dari masyarakat sendiri yang memuja-muja produk asing dibandingkan dengan produk dalam negeri. padahal kualitas kedua produk jika dibandingkan tidak terlalu berbeda, apalagi tak sedikit produk luar negeri yang membuat produknya menggunakan bahan dari dalam negeri.

Akibat Ekonomi Melemah

ekonomi indonesia melemah
ekonomi indonesia melemah

Melemahnya ekonomi di Indonesia dikarenakan penguatan nilai tukar mata uang Dollar terhadap Rupiah yang masih terus terjadi. dengan lemahnya ekonomi di Indonesia membuat banyak terjadi pemutusan hubungan kerja di kalangan masyarakat. Tingginya angka pengangguran di masyarakat yang ditambah dengan Pemutusan Hubungan Kerja tadi, membuat masyarakat semakin berkurang daya belinya. dan yang paling berpengaruh adalah naiknya harga bahan pokok disaat ekonomi di Indonesia tengah melemah, yang membuat angka depresi dikalangan masyarakat semakin meningkat. bila ini terus dilakukan maka kondisi perekonomian akan semakin melemah dan nilai tukar rupiah akan terus menurun. bahkan menurut penilitan, kegiatan impor barang ini telah meningkat drastis selama 6tahun terakhir dan membuat neraca keuangan negara semakin tertekan.

Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

pertumbuhan ekonomi di indonesia masih dikatakan cukup baik. melimpahnya tenaga kerja dan infrastruktur membuat perlahan perekonomian di indonesia meningkat. namun hal ini perlu ditingkatkan lebih baik lagi. petumbuhan ekonomi pada tahun 2018 diperkirakan naik mencapai 5,8% menurut Dana Moneter International (IMF), kenyataan menurut data yang diambil bahwa indonesia mengalami peningkatan ekonomi meskipun tidak signifikan. IMF sendiri menyarankan otoritas agar menjaga stabilitas dan mendukung laju perkembangan ekonomi yang sedang berjalan. hal ini juga bergantung terhadap kinerja pemerintah dalam mengatasi dan mengantisipasi setiap kendala yang ada. seperti contoh, mendukung dan mendorong investasi swasta, upaya pembangunan infrastruktur serta pembenahan dalam sektor tenaga kerja serta tingkat produktivitas tiap individu.

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *